Selasa, 16 Agustus 2011

Mensyukuri Nikmat Tuhan


Allahu Akbar

Pagi ini aku terbangun dari tidurku yang nyeyak, hal yang pertama kuucapkan adalah ALHAMDULILLAH, itu kuucapkan atas rasa kesyukurannku kepada Allah pagi ini. Bagaimana mungkin aku tidak bersyukur, sedang hari ini aku masih bias menghirup udara dengan Cuma-Cuma, bebas sesuka hatiku, aku tidak memerlukan tabung oksigen yang begitu mahal untuk bernafas. Aku pun bias mendengarkan bermacam-macam suara tanpa harus menggunakan alat pendengaran. Mata jernihku dapat melihat segala sesuatu yang kukehendaki tanpa memerlukan bantuan lensa kacamata. Ketika kurenggangkan tubuhku seperti biasanya yang kulakukan setelah tertidur, kembali kuucapkan alhamdulillah, karena seluruh badanku masih utuh tanpa kurang sedikitpun, tangan kaki perut leher dan kepala.
Allah sungguh baik padaku, tahukah kamu, aku tak pernah meminta kepadanya semua hal itu, tapi dengan kasih sayangnya ia memberikan semuanya Cuma-Cuma walau tanpa aku meminta ataupun mengemis kepadanya.
Allah sangat baik kepadaku ia berikan 5 waktu dalam sehari bagiku jika aku menghendaki untuk menghadapnya, bahkan jika aku menginginkan aku bisa menambah waktu untuk bertemu dengannya, Ketika itu aku boleh meminta apapun darinya, kebahagiaan, keluarga, teman, sekolah, uang, dan yang terpinting yang kupinta darinya adalah ridhonya akan diriku dan surganya, dan pelindungan dari kemarahannya dan surganya, seperti yang pernah kudengar dari sabda Nabi Muhammad SAW.
Kesyukuranku tak terhenti di situ, pagi pagi benar ibu telah menyambutku dengan sarapan sebelum berangkat sekolah, ditemani dengan ayah dan adik adikku. Alhamdulillah aku memiliki keluarga yang menyayangi dan mencintaiku, aku tak merasakan kesepian dalam hidupku.
Entah berapa kali harus kukatakan padamu aku sangat bersyukur kepada Allah. Kutinggalkan rumah, giliran sekolah dan teman-teman menyapaku. Alangkah senangnya aku bisa bersekolah, memiliki teman yang banyak, guru yang baik, perhatian, dan penyayang yang rela mengorbankan waktunya untuk mendidikku. Aku belajar banyam hal di sekolah, dan meraih banyak hal darinya,
Di sore hari akupun kembali bersyukur, karena Allah memberikaku teman sepermainan yang baik bagiku. Hingga datang waktu kembali aku tidur, berbagai pemberian Allah telah menemaniku, dan menentramkan jiwaku, hanya sedikit yang kuminta dari-Nya tapi begitu banyak yang ia berikan kepadaku.
Hanya Allahlah pemilik hidupku, Ialah yang selalu memberi, mengasihi dan menyayangiku, ia ampuni segala dosaku, ia berikan balasan yang terbaik atas segala ketaatanku padanya. Ia yang memberiku nafas, pendengaran, penglihatan, kemamuan berfikir, bergerak, berkarya dan berbuat.
Tiada hal yang bisa kuberikan kepada Allah, namun aku hanya bisa beribadah kepadanya dan mengucapkan kesyukuranku terus menerus atas segala kebaikan yang diberikanNya dan segala keburukan yang telah dihindarkannya.
Subhanallah, Walhamdulillah, Walailahaillallah, Wallahu Akabar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar